MAKALAH PERKEMBANGAN ISLAM MASA MODERN

Makalah               :     Perkembangan Islam Pada Masa Modern

Disusun Oleh       :     Kelompok I

Nama                    :     HERMAN

FENTY ARDILA

DORSON

MARHABAN

ELFYRA

 

 

PERKEMBANGAN ISLAM PADA MASA MODERN

 

Agama Islam merupakan agama yang turun kepada Nabi Muhammad SAW, untuk seluruh umat manusia, tanpa membedakan suku, ras, bangsa, maupun golongan. Islam disebut addin al akamil yang ajarannya berlaku sepanjang masa. Pada perkembangannya, Islam yang diajarkan Nabi Muhammad SAW menyebar keseluruh pelosok dunia. Perkembangan Islam yang cukup pesat antara abad ke-6 M hingga sekarang membuat agama Islam menjadi agama besar dunia dengan jumlah penganut ratusan juta orang. Selama rentang waktu tersebut, di beberapa tempat terjadi penafsiran agama yang beragam, hingga memunculkan gerakan modernisasi pemikiran Islam atau yang lebih dikenal dengan gerakan tajdid. Hal itu antara lain bertujuan membawa umat Islam kepada kemajuan, baik dalam ilmu pengetahuan maupun kebudayaan.

  1. Perkembangan Islam Pada Masa Pra Modern

Peradaban dan ilmu pengetahuan Islam mulai tampak ada kemajuan sejak pemerintahan Bani Umayyah, yakni pada masa Walid bin Abdul Malik dan diteruskan oleh Umar bin Abdul Aziz. Al Walid (Walid bin Abdul Malik) merupakan khalifah Bani Umayyah pertama yang memperhatikan seni dan budaya Islam. Beliaulah yang pertama mendirikan rumah sakit umum, rumah sakit kusta, dan panti tuna netra. Bidang seni dan sastra mulai tumbuh di beberapa kota, yaitu Hijaz, Mekah, dan Madinah. Di Mekah muncul Abi Rabiah, penyair masyhur. Muncul pula perkumpulan para penyanyi dan ahli musik di antaranya Tumais, Ibnu Suraih, dan Al Garid. Begitu pula seni ukur pada masa itu mulai dikembangkan.

Perdaban dan ilmu pengetahuan Islam mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Abbasiyah, yakni pada masa Harun Ar Rasyid dan diteruskan oleh khalifah Al Mansyur. Pada masa Harun Ar Rasyid berdirilah Baitul Hikmah (Lembaga Ilmu pengetahuan). Pada masa itu pula berkembang berbagai disiplin ilmu pengetahuan pesat, seperti filsafat, sejarah, fikih, geografi, tasawuf, geometri, kedokteran, dan lain sebainya.

Dalam bidang ilmu tasawuf misalnya banyak muncul tokoh-tokoh tasawuf terkenal seperti Imam Al Gazali, Ibnu Maskawaih, Rabiah al Adawiyah, Abdul Qadir Jaelani, dan Ar Rifai.

Sedangkan dalam bidang filsafat muncul tokoh-tokoh filsafat Islam, antara lain :

  1. Al Kindi, yang telah menulis sebanyak 25 buah risalah yang masih tersimpan di Istambul, Turki.
  2. Ibnu Sina, karyanya antara lain Al Qanun Fit Tib (Ensiklopedi Kedokteran), Asy Syifa’ (Ensiklopedi Filsafat dan Ilmu pengetahuan).
  3. Ibnu Rusyd, karyanya antara lain bidang logika, ilmu politik, etika, fisika, ilmu jiwa dan metafisika, matematika, kimia, dan musik.
  4. Al Gazali, karyanya yang terkenal yaitu Ihya’ ‘Ulumuddin dan Tahaful al Falasifah.

Pada bidang kedokteran, muncul beberapa tokoh seperti Ibnu Rasyd (Averos) dan Ibnu Sina (Aficena), Humain Ibnu Ishak, dan Az Zahrani.

Sedangkan pada bidang ilmu hadis, melahirkan beberapa tokoh-tokoh ilmu hadis, seperti :

  1. Imam Bukhari, karyanya yang diberi nama Sahih al Bukhari.
  2. Imam Muslim, karyanya yang diberi nama Sahih Muslim.
  3. Ibnu Majah, karyanya yang diberi nama Sunan Ibnu Majah
  4. Abu Daud karyanya yang diberi nama Sunan Abu Daud
  5. An Nasa’I karyanya yang diberi nama Sunan An Nasai.

Pada abada ke-18 M dan awal abad ke-9 M di dunia Islam muncul gerakan pembaharuan Islam. Hal itu dipengaruhi beberapa hal diantaranya adalah keadaan dunia Islam pada saat itu berada dalam situasi yang sangat kritis. Hampir seluruh wilayah atau negara Islam jatuh ke tangan orang-orang Barat yang bukan orang Islam, sehingga menyadarkan bangsa-bangsa muslim tentang kelemahan dan ketertinggalanya.

Bansa yang pertama kali merasakan tentang kelemahan dan ketertinggalan itu ialah kerajaan Turki Usmani. Kerajaan Turki Usmani kemudian mengirim beberapa utusannya untuk mempelajari kemajuan yang telah dicapai bangsa-bangsa Barat dalam bidang sains dan teknologi. Di antara yang telah dikirim adalah Celeb Mehmed untuk belajar ke Paris pada tahun 1720 M.

Ia mengunjungi pabrik-pabrik, benteng-benteng pertahanan, dan lembaga-lembaga yang ada di Prancis. Dari hasil penelitiannya itu, kemudian Sultan Ahmad III (1703-1730 M) memulai melakukan pembaruan-pembaruan di Kerajaan Turki Usmani, antara lain di bidang sosial politik dan militerr. Akhirnya dampak dari pembaruan yang berada di Turki memberi pengaruh gerakan modern di negara-negara Islam lainnya, seperti Mesir.

Kelemahan-kelemahan Islam pada masa itu secara umum adalah :

  1. Kelemahan akidah yang sudah dicemari oleh berbagai khurafat dan tahayul serta bid’ah dalam agama.
  2. Kelemahan dalam bidang sains dan teknologi. Oleh karena itu, dipandang perlu untuk segera mengadakan pembaruan dalam segala bidang, seperti bidang militer, bidang pendidikan, bidang politik, bidang ekonomi, akida, dan syariah.

 

  1. Perkembangan Islam pada Masa Modern

Perkembangan Islam pada masa modern diawali dengan munculnya beberapa tokoh pembaruan Islam, di antaranya :

  1. Muhammad bin Abdul Wahab

Beliau lahir di Nejed pada tahun 1703 M dari keluarga ulama terkenal. Gerakan pemikriannya diawali dari keadaan yang ada pada masyarakat sekitarnya, yaitu pemurnian ajaran Islam yang telah rusak disebabkan pengaruh ajaran dan praktik-praktik mistik. Jika menghadapi masalah bukan berdoa kepada Allah, tetapi mengadukan permasalahan itu kepada para dukun, menyembah kuburan-kuburan, dan mengkultskan para wali.

Perbuatan-perbuatan semacam itu menurut Muhammad bin Abdul Wahab termasuk perbuatan syirik yang dosanya tidak terampuni. Maka perbuatan syirik, khurafat, dan bid’ah harus diberantas, untuk memurnikan ajaran Islam.

Gerakan ini kemudian disebut gerakan Wahabiah atau Muwahid.

Pemikiran Muhammad bin Abdul Wahab tentang pembaruan Islam adalah :

  1. Al-Qur’an dan Hadis merupakan sumber asli ajaran Islam.
  2. Takli kepada pawra ulama tidak dibenarkan
  3. Pintu ijtihad terbuka
  1. Muhammad Abduh

Beliau dilahirkan di Mesir pada tahun 1849 M. Pemikiran dan ide-idenya, antara lain :

  1. Menghapuskan paham jumud yang berhubungan dengan dunia Islam saat itu, yaitu kemandekan berpikir.
  2. Membuka pintu ijtihad karena menjadi dasar yang penting dalam menginterpretasikan ajaran Islam.
  3. Menghargai akal, karena dengan akal ilmu pengetahuan akan maju. Abduh menyatakan bahwa Islam adalah agama rasional yang sejalan dengan akal.
  4. Kekuasaan negara harus dibatasi oleh konstitusi yang telah dibuat oleh negara yang bersangkutan.
  5. Memodernisasi sistem pendidikan Islam di Al Azhar, antara lain dengan memasukkan filsafat ke dalam kurikulum di Al Azhar.
  1. Muhammad Rashid Rida

Muhammad Rasyid Rida dilahrikan di Al Qalamun, pesisir Laut Tengah pada tahun 1865 M bersama Muhammad Abduh mendirikan majalah Al Manar yang tujuannya seperti majalah Al Urwatul Wusqa.

Di mengadakan pembaruan di bidang pendidikan, agama, ekonomi, sosial dan memberantas bid’ah, tahayul, dan khurafat, serta menghilangkan paham fatalisme. Kemudian dia mengusulkan kepada gurunya, Muhammad Abduh untuk menulis tafsir Al-Qur’an yang terkenal dengan tafsir Al Manar, Ide-ide pembaruannya yaitu :

  1. Menubuhkan sikap kreatif dan dinamis di kalangan umat Islam.
  2. Umat Islam harus meninggalkan sifat fatalisme, seperti paham Jabariyah.
  3. Umat Islam harus menguasai sains dan teknologi agar maju.
  4. Mundurnya umat Islam karena banyaknya bid’ah dan khurafat yang masuk dalam ajaran Islam.
  5. Kebaikan di dunia dan akhirat diperoleh melalui hukum alam yang diciptakan Allah SWT.
  1. Muhammad Iqbal

            Muhammad iqbal berpendapat bahwa kemunduran umat Islam itu disebabkan dari kejenuhan dalam berpikir. Umat Islam hanya memikirkan persoalan agama tanpa memikirkan urusan dunia. Ide pemikirannya yaitu :

  1. Kemunduran umat Islam disebabkan oleh kebekuan dalam berpikir.
  2. Paham zuhud yang berlebihan menjadikan masyarakat kurang memerhatikan masalah-masalah dunia dan kemasyarakatan.
  3. Umat Islam harus menguasai sains dan teknologi, seperti yang dimiliki negara-negara Barat.
  4. Ijtihad memiliki kedudukan penting dalam pembaruan.
  1. Sayid Ahmad Khan

Dia mendirikan Universitas Aligarh sebagai pusat gerakan pembaruan dalam Islam. Ide-ide pembaruannya :

  1. Kemunduran umat Islam karena tidak mengikuti perkembangan zaman
  2. Akal memiliki kemampuan dan kebebasan untuk melakukan sesuatu.
  3. Sumber ajaran Islam hanya Al-Qur’an dan Hadis.
  4. Menentang pintu taklid dan membuka pintu ijtihad.
  1. Muhammad Ali Pasha

Di antara pembaruannya adalah mendirikan sekolah kemiliteran, kedokteran, apoteker. Bidang ekonomi membangun bidang pertanian, seperti tentang kesuburan tanah dan irigasi.

  1. Jamaludin al Afgani

Dia mendirikan organisasi dan majalan Al urwatul Wusqa yang bertujuan agar memperkuat persaudaraan Islam. Ide-ide pembaruannya yaitu :

  1. Mengembalikan kejayaan Islam
  2. Pemerintahan yang otokrasi dan absolut harus diganti dengan pemerintah yang demokratis.
  3. Kepala negara harus tunduk kepada undang-undang.
  4. Tidak ada pemisahan antara negara dan politik.
  5. Pan-Islamisme atau rasa persaudaraan/ solidaritas antar umat Islam harus ditinggkatkan kembali.
  1. Nilai yang Terkandung dalam Gerakan Pembaruan

Pembaruan dalam Islam yang dipelopori oleh tokoh-tokoh Islam bertujuan untuk :

    1. Memurnikan ajaran Islam dari segala unsur tahahul, khurafat, dan bid’ah
    2. Membebaskan umat Islam dari taklid, sehingga mereka tidak menjadi jumud atau beku.
    3. Memperkuat ukhuwah islamiyah dengan ide Pan Islamisme.
    4. Mendorong sifat kreatif dan dinamis serta meninggalkan sifat fatalisme.
    5. Membangun kembali pemikiran-pemikiran Islam.

 silahkan download disini DOWNLOAD

Iklan
Pos ini dipublikasikan di makalah dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s